Skip ke Konten

Terapi Makan (GTM)

Bantu anak anda untuk dapat menikmati makanan demi mencapai pertumbuhan yang maksimal

Apa yang membuat Anak Sulit makan?


Anak-anak mungkin menolak untuk makan atau sulit untuk makan bisa disebabkan oleh berbagai alasan. 
Berikut adalah beberapa faktor umum yang dapat berkontribusi pada perilaku ini:

  • Tahap Perkembangan
    Anak-anak kecil sering melalui fase pemilih makanan saat mereka menegaskan kemandirian dan preferensi mereka. Ini adalah bagian normal dari perkembangan mereka.

  • Preferensi Rasa
    Anak-anak memiliki selera yang berbeda dari orang dewasa, dan mereka mungkin lebih sensitif terhadap rasa atau tekstur tertentu. Mereka mungkin menolak makanan yang mereka anggap tidak menarik.

  • Gangguan
    Di dunia saat ini, anak-anak sering terganggu oleh layar, mainan, atau aktivitas lain selama waktu makan, yang dapat menyebabkan kurangnya minat untuk makan.

  • Kontrol dan Otonomi
    Menolak untuk makan bisa menjadi cara bagi anak-anak untuk mengendalikan lingkungan mereka. Mereka mungkin ingin membuat pilihan sendiri tentang apa yang mereka makan.

  • Faktor Emosional
    Stres, kecemasan, atau perubahan rutinitas (seperti mulai sekolah atau pindah ke rumah baru) dapat mempengaruhi nafsu makan dan kesediaan anak untuk makan.

  • Masalah Kesehatan
    Terkadang, masalah kesehatan yang mendasari seperti alergi, masalah gastrointestinal, atau masalah kesehatan mulut dapat membuat makan tidak nyaman atau menyakitkan bagi anak-anak.

  • Tekanan Orang Tua
    Jika orang tua atau pengasuh menekan anak-anak untuk makan, itu dapat menciptakan asosiasi negatif dengan waktu makan, yang mengarah pada penolakan lebih lanjut.

  • Pengaruh Sosial
    Anak-anak mungkin dipengaruhi oleh teman sebaya atau saudara mereka, terutama jika mereka melihat orang lain menolak makanan tertentu atau jika mereka ingin diterima oleh teman-teman mereka.

  • Neofobia Makanan
    Banyak anak mengalami neofobia makanan, yaitu ketakutan untuk mencoba makanan baru. Ini dapat menyebabkan preferensi untuk makanan yang sudah dikenal dan penolakan untuk mencoba sesuatu yang baru.

  • Rutinitas dan Lingkungan
    Lingkungan waktu makan yang kacau atau stres dapat membuat anak-anak kurang cenderung untuk makan. Membangun rutinitas waktu makan yang tenang dan menyenangkan dapat membantu.

Bagaimana kami dapat membantu anda?


Beberapa cara dapat digunakan untuk membantu anak anda untuk dapat makan dengan baik. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Terapi Bermain
    Dengan terapi bermain, anak dapat terbantu dengan mempekenalkan pengalaman positif berkaitan dengan makanan. Dengan begitu, kecemasan yang dirasakan oleh anak saat makan dapat dikurangi.

  2. Terapi Perilaku
    Terapi perilaku menyediakan pendekatan yang terstruktur dan mendukung untuk membantu anak-anak yang menolak untuk makan. Dengan mengatasi faktor-faktor perilaku dan emosional yang mendasari, terapis dapat membantu anak-anak mengembangkan kebiasaan makan yang lebih sehat dan hubungan yang lebih positif dengan makanan. Jika Anda mempertimbangkan terapi perilaku untuk anak dengan kesulitan makan, mungkin bermanfaat untuk berkonsultasi dengan terapis yang berkualitas dan mengkhususkan diri dalam masalah pemberian makan pada anak. 

  3. Rangsangan Saraf
    Dengan rangsangan saraf menggunakan metode - metode pijatan halus, otot - otot yang berhubungan dengan gerak mulut distimulasi agar anak dapat mengunyah lebih baik.

Tentunya setiap anak memiliki masalah yang berbeda dan membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Di Angel's therapy setiap anak akan dibuatkan rencana terapi pribadi yang sesuai dengan kebutuhannya.

Hasilnya?





Share post
Tags